Tantangan Google ke Depan

Perintah suara (voice) bisa jadi merupakan masa depan. Amazon telah membuat Alexa, iPhone dengan Siri, Microsoft dengan Cortana, dan Google dengan Google Home. Meskipun canggih, voice bisa menjadi batu sandungan.

Sebagai contoh, pencarian dengan menggunakan perintah suara mungkin sesuatu yang baru dan cool (hebat). Namun, jika Google Home (device menyerupai mini-compo yang tak dilengkapi layar) dapat menjawab berbagai pertanyaan, memutar musik, atau menunjukkan lokasi restoran terenak di sekitar Malioboro, bagaimana cara Google menampilkan iklan tanpa adanya tampilan layar? Mungkin Google punya gagasan untuk membaca hasil pencarian yang diiringi dengan suara iklan yang dibaca, persis seperti saat mendengar radio.

Lantas bagaimana jika advertising itu jumlahnya banyak? Sebagai contoh, Google akan menampilkan iklan di halaman 1, halaman 2, halaman 3, dan seterusnya pada laman hasil pencarian. Untuk mekanisme ini, Google belum menunjukkan roadmap.

Akan tetapi jika iklan dibaca saat hasil pencarian disampaikan lewat pesan suara, maka berlaku prinsip the winner take all. Hanya satu atau beberapa iklan saja yang dibacakan, dan jumlahnya sangat terbatas serta terseleksi sangat ketat. Mungkin terseleksi dengan algoritma yang mengatur relevansi, mungkin saja menggunakan skema pembelian iklan yang lebih mahal.

Masalah lainnya adalah, Google search yang ditampilkan menggunakan layar monitor, menyumbang sampai 60% pendapatan Google. Jika voice mengalahkan Google search, maka berbagai proyek yang membutuhkan pendanaan besar, seperti mobil tanpa supir, balon wi-fi, dan kecerdasan buatan, tidak sanggup bertahan.

Amazon juga bisa menjadi tantangan ke depan. Digital Strategy Consulting, seperti dikutip BusinessInsider, mencatat bahwa salah satu sumber pendapatan terbesar Google berasal dari Amazon. Ini dibuktikan dengan meningkatnya belanja iklan mereka di Google pada tahun 2013 sebesar 157,7 juta USD, melompat tinggi menjadi 7 miliar USD pada tahun 2016.

Ketika Amazon tidak lagi beriklan di Google, maka ini menjadi masalah di depan mata. Apakah Amazon bersaing dengan Google? Meskipun bukan persaingan apple to apple, namun Amazon perlahan-lahan menjadi pilihan favorit bagi orang jika ingin mencari produk tertentu (product search). Penelitian BloomReach mengungkapkan bahwa 55% pengguna internet mencari produk menggunakan Amazon di tahun 2016 sementara penggunaan untuk tujuan yang sama dengan memanfaatkan Google turun hingga 28%. Dengan demikian, jika situs Anda tidak ter-index oleh Google akan menyebabkan turunnya reputasi perusahaan Anda, maka hal yang sama terjadi jika produk Anda tidak tercatat pada hasil pencarian di Amazon. Ketika trend ini berlanjut, maka tidak menutup kemungkinan Amazon meninggalkan ketergantungannya dengan memasang iklan di Google.

Sukses Google di internet tidak serta merta membuat seluruh inovasi produk sukses di pasaran. Bahkan, bicara tentang produk yang dapat disentuh, atau hardware yang dimaksud, Google kurang mendapat hoki. Sebut saja, smartphone Pixel, Chromebooks (komputer jinjing dengan sistem operasi Chrome), dan juga Google Glass.

Namun, bukan berarti inovasi Google berhenti hanya untuk layanan pencarian atau platform video Youtube. Di masa depan, produk dan layanan Google akan terus berkembang.

Beberapa tahun ke depan, mobil tanpa sopir (autonomous vehicles) menjadi kendaraan lazim di banyak negara. Inilah alasan Google mendirikan Waymo yang bekerja sama dengan Lyft untuk pengembangan mobil otonom.

Mobil otonom artinya, membebaskan banyak dari rutinitas di balik kemudi yang menguras energi dan waktu. Tanpa menyetir, pemilik yang tinggal di kota penyangga atau pinggiran kota bisa menikmati sarapan di dalam mobil. Bahkan, mereka juga dapat istirahat, tertidur pulas, di dalam mobil yang melaju sendiri. Industri lain akan terangkat pula, seperti adanya delivery order dengan kecepatan tinggi, dan lain sebagainya.

Mungkin tidak semua negara memiliki mobil otonom mengingat regulasi di tiap-tiap daerah tidak sama. Namun bayangkanlah ini: ada 1,2 miliar mobil di dunia dan ini berarti, bisnis mobil otonom akan sangat menggiurkan.



Leave a Reply

Demos

Color Skin

Header Style

Nav Mode

Layout

Wide
Boxed