Siapa Kimbal Musk?

Kimbal Musk lahir tak lama setelah Elon Musk. Perannya di awal kesuksesan Elon Musk cukup penting karena kakak-adik ini mendirikan Zip2 yang menjadi cikal bakal julukan “Iron Man” bagi Elon Musk beberapa tahun ke depan.

Elon dan Kimbal Musk mendirikan Zip2 dengan membuka kantor yang beralamatkan di 430 Sherman Avenue di Palo Alto. Mereka menyewa sebuah kantor berbentuk apartemen studio berukuran dua puluh kali tiga puluh kaki dan dilengkapi beberapa perabot standar. Bangunan bertingkat tiga itu memiliki ciri khas: tidak ada lift dan kamar kecil yang kadang tak berfungsi.

“Tempat itu benar-benar tempat yang buruk untuk bekerja,” kata seorang karyawan. Untuk memperoleh koneksi internet yang cepat, Musk melakukan kesepakatan dengan Ray Girouard, seorang pengusaha yang menjalankan operasi penyedia layanan internet yang membuka kantor di lantai bawah kantor Zip2. Menurut Girouard, Musk mengebor sebuah lubang tembok di dekat pintu kantor Zip2 dan kemudian diikat kabel ethernet menuruni tangga ke ISP. “Mereka sering terlambat membayar beberapa kali tagihan tapi tidak pernah membuatku kaku dalam penagihan”, kata Girouard.

Dia tinggal di gudang yang sama tempat dia menyewa kantor di Palo Alto, dan saat dia harus mandi, dia pergi ke loker stadion lokal untuk menumpang mandi. Sebagai gantinya, dia mengumpulkan uang simpanannya dan membuat perusahaan tersebut sanggup bertahan selama dua tahun pertama yang paling sulit dalam sejarah Zip2.

Setelah sukses menjual Zip2, Musk berinvestasi di beberapa perusahaan perangkat lunak dan teknologi yang masih berkembang. Salah satunya adalah PayPal yang juga dikembangkan bersama-sama dengan Elon Musk

Baca ini: Kisah Sukses Elon Musk

Berbeda dengan Elon Musk yang memutuskan hidup di dunia high-tech, Kimbal Musk lebih memilih dunia kuliner. Setelah kepindahan Elon Musk ke California, Kimbal pindah ke New York dan mendaftar di French Culinary Institute di New York City. Pada bulan April 2004, Musk membuka “The Kitchen Boulder”, sebuah bistro untuk melayani komunitas di Boulder, Colorado bersama Jen Lewin dan Hugo Matheson. Bistro tersebut dinobatkan sebagai salah satu “Restoran Papan-Atas Amerika” menurut majalah Food & Wine, Zagat’s, Gourmet, dan James Beard Foundation.

Musk dan Matheson memperluas restoran mereka untuk pertama kalinya dan membuka “The Kitchen Upstairs”, sebuah lounge koktail, yang terletak tepat di atas “The Kitchen Boulder”. Selama jangka waktu tahun 2006 sampai 2011 Musk menjabat sebagai CEO OneRiot, sebuah jaringan periklanan untuk website sosial secara real-time. Pada bulan September 2011, Walmart-Lab mengakuisisi OneRiot dengan harga pembelian yang tidak diungkapkan ke publik.

Musk dan Matheson juga memiliki jiwa sosial dengan mendirikan Komunitas Nirlaba yang diberi nama 501c3 untuk membantu anak-anak mengenal makanan dengan menciptakan Learning Gardens di sekolah-sekolah di seluruh Amerika. Learning Gardens mengajarkan anak-anak pemahaman tentang makanan, makan sehat, pilihan gaya hidup, dan lingkungan melalui kurikulum pelajaran dan kegiatan yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah, seperti matematika, sains, dan karya sastra.

Pada akhir tahun 2015, ia telah membangun 260 Learning Gardens di Chicago, Denver, Los Angeles dan Memphis.



Leave a Reply

Demos

Color Skin

Header Style

Nav Mode

Layout

Wide
Boxed