Ford: Tentang Volume dan Produksi

“Jika kau pikir uang bisa memberimu kebebasan, maka kau tak akan pernah memilikinya. Satu-satunya rasa aman yang akan dimiliki seorang manusia di dunia ini adalah memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan.”

Pernah dengar kalimat mutiara di atas? Si pengucap adalah Henry Ford, si bos Ford.
Ford model T tersedia dalam beragam warna setelah sekian lama mobil ini hadir dalam warna hitam saja. Model tersebut menjadi kendaraan yang paling signifikan sepanjang sejarah mobil. Ketika model T mulai dirakit pada 1908, sejatinya mobil ini bukanlah mobil rakitan pertama pada masa itu. Bukan pula mobil tercepat ataupun mobil yang paling indah pada masa zamannya. Namun, kehadiran model T menjadi mobil paling revolusioner.

Mengapa?

Melalui kehadiran model T, Henry Ford telah berhasil menggapai mimpinya dengan membangun sebuah perusahaan mobil raksasa dunia. Tidak sebagaimana produsen mobil pendahulunya, Ford tidak semata-mata fokus pada kinerja saja, melainkan menaruh perhatian juga pada popularitas. Sebelum peluncuran model T, mobil menjadi barang mewah bagi orang-orang kaya. Dengan peluncuran model T, setelah sebelumnya melakukan 19 kali eksperimen mulai dari model A hingga model S, Ford berhasil menghadirkan mobil sebagai kendaraan umum untuk setiap orang.

Revolusi yang dipraktekkan Ford menggunakan konsep ekonomi radikal. Ford tidak meningkatkan pendapatan dengan cara menaikkan biaya produksi. Justru ia menempuh cara yang benar-benar berbeda dan unik untuk ukuran jaman itu, yakni meningkatkan volume penjualan, menurunkan harga, serta menurunkan margin keuntungan.

Lantas?

Kehadiran model T pada akhir 1927 mendapat respon pasar luar biasa. Model ini terjual lebih dari 15 juta unit dan setiap 24 detik Ford harus memproduksi satu unit mobil. Fenomena ini menunjukkan kepada dunia bahwa abad otomotif telah tiba dan era produksi massal benar-benar terjadi.

Kalau sudah begini, maka segala sesuatu akhirnya bersinggungan dengan volume ekonomi. Oleh karena itu, Ford membatasi pilihan warna untuk mempercepat proses perakitan. Ia sadar betul, kehadiran Ford menjadi produk yang sangat berguna bagi masyarakat sekaligus menjadi mobil revolusioner sehingga permintaan pun semakin melejit tinggi dari waktu ke waktu. Pada akhirnya, Ford dituntut cepat dalam memenuhi permintaan konsumen.

Dalam beberapa dekade setelah kesuksesan model T, akhirnya Ford mengikutinya dengan prinsip kerakyatan untuk setiap varian mobil yang ia produksi. Baik ketika mendesain mobil van maupun truk. Walhasil, Ford menjadi merek mobil yang merakyat. Oleh karena itu, Ford juga menaruh perhatian khusus terhadap isu-isu yang dikhawatirkan masyarakat. Sebagai contoh, ketika kecelakaan lalu lintas menjadi isu utama pada 1930-an, Ford menjadi produsen mobil pertama dunia yang memperkenalkan kaca pengaman.

Ford juga menanggapi kenginan konsumen untuk menghadirkan desain mobil yang elok dengan menghadirkan desain fitur yang menyerupai sirip mobil pada 1940-an. Puncak perhatian Ford pada desain mobil terjadi pada 1960-an dengan mengusung Ford Mustang. Mobil ini menjadi mobil paling penting kedua yang diproduksi Ford. Ford Mustang hadir dengan desain mobil sport mewah untuk generasi muda. Desainnya dibuat sangat atraktif. Kehadiran mobil ini jelas terlihat kontradiktif dengan kenyataan sebelumnya, bahwa Ford sebagai simbol status bagi orang-orang kaya. Namun hasilnya, model tersebut mampu terjual jutaan unit.

Sejak saat itu, Ford mendominasi pasar dengan model lainnya seperti Cortina, Mondeo, Escort, Fiesta, Explorer, Taurus, dan jenis-jenis lain. Meskipun produsen mobil lain menawarkan jenis mobil serupa dan harga yang setara, tetap saja Ford menjadi merek yang populer di hati konsumen. Ini bukan saja karena Ford sebagai produsen pertama untuk kategori mobil sport, van, dan yang lainnya, melainkan Ford juga menaruh perhatian penuh terhadap masalah kualitas. Selain menekankan pada kualitas tinggi, Ford juga mengombinasikan dengan volume produksi tinggi dan harga lebih rendah.

Hal inilah yang mengantarkan Ford menjadi merek yang dikenal di mana-mana.

Rahasia Sukses Ford yang Bisa Anda Tiru

Volume
Selama ini produsen mobil menerapkan rumus berikut: volume penjualan rendah dengan margin keuntungan yang tinggi. Ford justru menggunakan rumus sebaliknya. Inilah yang kemudian berhasil mengubah fenomena di dunia industri otomotif.

Merakyat
Dari model T, Mustang, hingga Mondeo, Ford bertujuan semakin memperluas jangkauan pasarnya terutama bagi pengguna umum.

Perintis
Ford tidak asal memproduksi mobil, melainkan memproduksi berbagai jenis mobil bagus seperti Mustang, Cortina, dan Transit.

Kualitas
Ford mempersembahkan kemajuan pesat dengan menghadirkan fitur keselamatan, desain mesin, dan penggunaan bahan material berkualitas.



Leave a Reply

Demos

Color Skin

Header Style

Nav Mode

Layout

Wide
Boxed