Langkah Pertama Menjadi Miliuner ala Elon Musk

Menjadi Miliuner ala Elon Musk

Bagian terpenting pertama menurut Elon Musk adalah internet. Oleh karena itu tak heran jika langkah pertamanya tidak jauh-jauh dari dunia online.

“Mental saya seperti seorang samurai. Saya lebih suka melakukan seppuku daripada gagal. ”

Elon Musk

Ia masuk ke bisnis internet pada saat dunia web masih sangat muda, bahkan terlalu muda sehingga menurutnya, pada saat itu belum ada orang yang benar-benar berhasil menghasilkan uang dari dunia tersebut. Dari sinilah, ia menapakkan langkah kaki pertamanya untuk menjadi miliuner bertahun-tahun kemudian.

Sejarah Zip2 dan Paypal

Pada musim panas 1995, Elon Musk membuat keputusan kedua dan termasuk keputusan paling penting dalam hidupnya. Setelah lulus dari University of Pennsylvania, ia mendaftarkan diri untuk program pasca sarjana di Stanford University untuk studi di bidang ilmu fisika dan material terapan. Namun, setelah 2 hari, dia meninggalkan kuliah pasca sarjananya itu dan bersama saudaranya, Kimbal Musk, mendirikan perusahaan IT pertamanya yang diberi nama Zip2 (layanan ini sudah tidak dikembangkan lagi saat ini). Dia bekerja dari pagi sampai larut malam untuk mengembangkan situs yang bergerak di bidang panduan online yang menyediakan informasi perkotaan tersebut.

Elon dan Kimbal Musk mendirikan Zip2 dengan membuka kantor yang beralamatkan di 430 Sherman Avenue di Palo Alto. Mereka menyewa sebuah kantor berbentuk apartemen studio berukuran dua puluh kali tiga puluh kaki dan dilengkapi beberapa perabot standar. Bangunan bertingkat tiga itu memiliki ciri khas: tidak ada lift dan kamar kecil yang kadang tak berfungsi. “Tempat itu benar-benar tempat yang buruk untuk bekerja,” kata seorang karyawan. Untuk memperoleh koneksi internet yang cepat, Musk melakukan kesepakatan dengan Ray Girouard, seorang pengusaha yang menjalankan operasi penyedia layanan internet yang membuka kantor di lantai bawah kantor Zip2. Menurut Girouard, Musk mengebor sebuah lubang tembok di dekat pintu kantor Zip2 dan kemudian diikat kabel ethernet menuruni tangga ke ISP. “Mereka sering terlambat membayar beberapa kali tagihan tapi tidak pernah membuatku kaku dalam penagihan”, kata Girouard.

Dia tinggal di gudang yang sama tempat dia menyewa kantor di Palo Alto, dan saat dia harus mandi, dia pergi ke loker stadion lokal untuk menumpang mandi. Sebagai gantinya, dia mengumpulkan uang simpanannya dan membuat perusahaan tersebut sanggup bertahan selama dua tahun pertama yang paling sulit dalam sejarah Zip2.

Pada saat itu, tahun 1998, internet mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Namun secara komersial, tak seorang pun pernah mendapatkan banyak uang dari internet. Perusahaan Musk adalah salah satu pionir yang pertama melakukan langkah berani ini: dia menciptakan sebuah platform di mana surat kabar, termasuk perusahaan koran yang kredibel seperti New York Times, dapat menawarkan beberapa layanan komersial tambahan kepada pelanggan mereka. Tercatat, Zip2 memiliki klien sebanyak 160 perusahaan surat kabar.

Pada tahun 1999, mesin pencari terbesar saat itu AltaVista (yang kemudian diakuisisi oleh Compaq), membeli Zip2 seharga $307 juta secara tunai dan $34 juta untuk sekuritas. Dari uang tersebut, Musk menghabiskan $20 juta untuk diinvestasikan di kondominium seluas 1.800 kaki persegi dan benar-benar merenovasinya secara total. Kemudian, ia juga membeli McLaren F1 abu-abu yang setahun kemudian ia tabrakkan pada tahun 2000. Celakanya, mobil tersebut belum diasuransikan. Padahal, harga mobil tersebut kira-kira $1 juta. Ketika itu, Elon Musk masih berusia 28 tahun dan masih dalam ikatan pernikahan dengan Justine Musk. Mobil rancangan Peter Stevens dan Gordon Murray tersebut hanya ada 62 unit di seluruh dunia dan salah satunya dimiliki oleh Rowan “Mr. Bean” Atkison, yang juga sama-sama menabrakkannya.

Selain membeli Ferrari, ia juga memesan 12 tempat duduk jet pribadi, Dassault 900.

Pada tahun 1999, Musk mulai membangun sistem pembayaran elektronik yang mulai populer. Startup (perusahaan rintisan) X.com menjadi bisnis barunya. Pada bulan Maret 2000, X.com bergabung dengan perusahaan saingan bernama Confinity yang dijalankan oleh Peter Thiel, seorang wirausaha kelahiran Jerman, dan Max Levchin. Confinity mengembangkan perangkat lunak untuk memungkinkan pemilik PalmPilots dan PDA menyimpan informasi terenskripsi pada perangkat mereka, yang kemudian menjadi cikal bakal dompet digital (e-wallet) pertama. Pada tahun 2001, setelah merger, X.com diubah namanya menjadi PayPal dan Elon Musk menjadi chairman dan Chief Executive PayPal.

Hanya ada 62 Ferrari yang ada di dunia. Salah satunya milik Elon Musk, dan lainnya dimiliki Rowan Atkinson. Keduanya sama-sama menabrakkan mobil itu.

PayPal tidak selalu mulus. Selalu ada beberapa ketidaksepakatan mengenai langkah strategi dan manajemen di antara tim tersebut, namun tidak pernah mempengaruhi dinamika dan pertumbuhan perusahaan. Musk sendiri terlibat dan berjasa dalam pengembangan model bisnis baru, melakukan kampanye pemasaran viral yang sukses, yang menyebabkan peningkatan pesat pada jumlah pelanggan PayPal. Hasilnya, pada tahun 2002, eBay membeli PayPal seharga $ 1,5 miliar.

“Sehabis dari PayPal, saya berpikir: ‘Nah, masalah lain apakah yang paling mempengaruhi masa depan umat manusia?’ Bukan dari perspektif, ‘Apa cara terbaik untuk menghasilkan uang?’ ”

Elon Musk

Elon Musk menerima $180 juta untuk bagiannya dari PayPal dan memiliki cukup dana untuk mengejar kepentingan lainnya: rekayasa ruang angkasa dan sumber energi alternatif. Saat itulah Elon berhenti berinvestasi di bisnis internet.

Elon Musk menerima $ 180 juta untuk bagiannya dari PayPal dan memiliki cukup dana untuk mengejar kepentingan lainnya: rekayasa ruang angkasa dan sumber energi alternatif. Saat itulah Elon berhenti berinvestasi di bisnis internet.



Leave a Reply

Demos

Color Skin

Header Style

Nav Mode

Layout

Wide
Boxed